Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
DOKUMENTASI HASIL TANYA JAWAB DIGRUP MENURUT 4 MADZHAB (754)
By : Perpustakaan Hadits
❣️TEMA : MEMBEDAKAN ANTARA MASA NIFAS DENGAN MASA HAIDH
❣️PERTANYAAN :
Fortuna Rini Dewi
Keluar darah 34 hari setelah melahirkan kemudian terjeda 15 hari/berhenti lanjut darah kembali keluar apakah itu masih darah nifas.
❣️ DIJAWAB OLEH :
👉 Isrini
Wa'alaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh.
Darah yang keluar setelah masa suci( 15 hari ) adalah darah haidh.
Jadi kesimpulannya adalah :
- Darah yang keluar 34 hari adalah
darah nifas.
- 15 hari( bersih) adalah masa suci,
- Darah yang keluar setelah masa
suci, adalah darah haidh.
Ibnu Qasim berkata :
(والنفاس هو الدم الخارج عقب الولادة) فالخارج مع الولد أو قبله لا يسمى نفاساً.
Nifas adalah darah yang keluar dari vagina perempuan setelah melahirkan bayi.
Sehingga darah yang keluar bersamaan dengan bayi atau sebelumnya, maka tidak disebut darah nifas.
( Fathul Qarib, juz 1/126 )
وَذَهَبَ الشَّافِعِيَّةُ إِلَى أَنَّهُ إِذَا عَادَ الدَّمُ بَعْدَ النَّقَاءِ، فَالْكُل حَيْضٌ - الدَّمُ وَالنَّقَاءُ - بِشُرُوطٍ: وَهِيَ أَنْ لاَ يُجَاوِزَ ذَلِكَ خَمْسَةَ عَشَرَ يَوْمًا، وَلَمْ تَنْقُصِ الدِّمَاءُ مِنْ أَقَل الْحَيْضِ، وَأَنْ يَكُونَ النَّقَاءُ مُحْتَوَشًا بَيْنَ دَمَيِ الْحَيْضِ. وَهَذَا الْقَوْل يُسَمَّى عِنْدَهُمْ قَوْل السَّحْبِ وَهُوَ الْمُعْتَمَدُ. وَالْقَوْل الثَّانِي عِنْدَهُمْ هُوَ أَنَّ النَّقَاءَ طُهْرٌ، لأِنَّ الدَّمَ إِذَا دَل عَلَى الْحَيْضِ وَجَبَ أَنْ يَدُل النَّقَاءُ عَلَى الطُّهْرِ وَيُسَمَّى هَذَا الْقَوْل قَوْل اللَّقْطِ.
“Ulama dari kalangan madzhab Syafii berpendapat bahwa ketika darah itu kembali setelah bersih (mampet) maka darah keseluruhan darah, yaitu darah yang keluar dan ketika berhenti, dihukumi haidh dengan syarat darah yang keluar (dari yang pertama sampai habisnya masa yang kedua) tidak melebihi lima belas hari, tidak kurang dari batas minimal haidh, dan mampetnya meliputi di antara dua haidh. Mereka menamai pendapat ini dengan qaul sahb. Dan inilah yang mu’tamad menurut mereka.
Pendapat kedua menurut kalangan madzhab syafii adalah bahwa pada saat berhenti (mampet) dihukumi suci. Sebab, ketika keluarnya darah itu menunjukkan haidh maka ketika berhenti menunjukkan suci. Pendapat ini disebut qaul laqth”.
( Mausu’ah Al-Fiqhiyyah Al-Kuwaitiyyah, juz 18/ 305)
👉 Senja
Wa'alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh
darah yang keluar terakhir bukan darah nifas melainkan darah haid, karena dibatasi oleh masa berhenti 15 hari (minimal suci 15 hari)
Abdurrahman bin Abdullah as seqqaff berkata:
سادسا : الظُّهْرُ بين النِّفاسِ والحَيْضِ الظهر بين النِّفاسِ والحَيْضِ له حالانِ :١ - أن يَطْرَأَ قَبْلَ بُلُوغِ أَكْثَرِ النَّفاسِ، وهو ستُون يوما، فيُشْتَرَطُ أَن يَبْلُغَ خَمْسَةَ عَشَرَ يوما بلياليها .
مِثالُهُ : رَأَتْ نُفَساءُ عَشْرَةَ أَيَّامٍ دَمًا، ثُمَّ انْقَطَعَ خَمْسَةَ عَشَرَ يوما، ثُمَّ جَاءَ الدَّمُ، فهذا الدَّمُ الأَخِيرُ حيض
(Bab) Suci antara nifas dan haid.
Ada 2 keadaan suci antara nifas dan haid
1.Darah berhenti sebelum batas durasi maksimal nifas sampai, yaitu 60 hari. Maka terhentinya darah ini baru bisa dikatakan suci antara nifas dan haid jika masanya mencapai 15 hari 15 malam.
Contoh ; seorang wanita mengalami nifas selama 10 hari, kemudian darahnya terhenti selama 15 hari. Lalu keluar darah kembali. Darah yang keluar terakhir ini adalah darah haid ( karena dibatasi oleh darah minimal suci 15 hari).
(Al Ibanah wal ifadhah hal. 35)
Labels:
Fiqih
Thanks for reading Keluar darah 34 hari setelah melahirkan kemudian terjeda 15 hari/berhenti lanjut darah kembali keluar apakah itu masih darah nifas. Please share...!
0 Komentar untuk "Keluar darah 34 hari setelah melahirkan kemudian terjeda 15 hari/berhenti lanjut darah kembali keluar apakah itu masih darah nifas"