Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
💝💝💝
TAFSIR FATHUL QADIR
QS. MARYAM AYAT 73 - 80
💝💝💝
" ALLAH AKAN MEMPERPANJANG TEMPO BAGI KAUM YANG BERADA DALAM KESESATAN DAN MENAMBAH PETUNJUK BAGI ORANG ORANG YANG BERIMAN "
Kaum kafir, apabila dibacakan ayat ayat Allah kepadanya. Maka mereka akan menjawab,jika kalian di atas kebenaran dan kami di atas kebatilan, tentulah kondisi kalian lebih baik dari kondisi kami. Bukan sebaliknya. Dengan alasan inilah kelak Allah akan membalas perkataannya di akhirat.
Berapa banyak umat terdahulu yang telah dibinasakan oleh Allah karena keras kepala dan membangkang. Mereka ingkar dengan nikmat nikmat Allah yang telah diberikan kepada mereka, yaitu harta dan kemewahan. Mereka berpikir bahwa di akhirat mereka juga akan diberikan nikmat yang sama. Namun, tidak bagi Allah. Bagi mereka yang dalam kesesatan, Allah akan memperpanjang tempo( istidraj dan adzab). Sehingga dosanya semakin bertambah. Dan, kelak mereka akan mengetahui siksa pada Hari Kiamat, siapa yang lebih jelek kedudukannya di sisi Allah dan tidak ada satupun penolong baginya.
Dan, bagi orang orang yang beriman. Allah menjadikan mereka tempat tinggal yang lebih baik. Allah akan menambah petunjuk bagi mereka. Dan amal amal shalih mereka lebih bermanfaat di sisi Allah, daripada kenikmatan duniawi yang disenangi oleh kaum kafir.
Allah berfirman :
وَإِذا تُتْلى عَلَيْهِمْ آياتُنا بَيِّناتٍ قالَ الَّذِينَ كَفَرُوا لِلَّذِينَ آمَنُوا أَيُّ الْفَرِيقَيْنِ خَيْرٌ مَقاماً وَأَحْسَنُ نَدِيًّا.وَكَمْ أَهْلَكْنا قَبْلَهُمْ مِنْ قَرْنٍ هُمْ أَحْسَنُ أَثاثاً وَرِءْياً.قُلْ مَنْ كانَ فِي الضَّلالَةِ فَلْيَمْدُدْ لَهُ الرَّحْمنُ مَدًّا حَتَّى إِذا رَأَوْا مَا يُوعَدُونَ إِمَّا الْعَذابَ وَإِمَّا السَّاعَةَ فَسَيَعْلَمُونَ مَنْ هُوَ شَرٌّ مَكاناً وَأَضْعَفُ جُنْداً.وَيَزِيدُ اللَّهُ الَّذِينَ اهْتَدَوْا هُدىً وَالْباقِياتُ الصَّالِحاتُ خَيْرٌ عِنْدَ رَبِّكَ ثَواباً وَخَيْرٌ مَرَدًّا.أَفَرَأَيْتَ الَّذِي كَفَرَ بِآياتِنا وَقالَ لَأُوتَيَنَّ مَالًا وَوَلَداً.أَطَّلَعَ الْغَيْبَ أَمِ اتَّخَذَ عِنْدَ الرَّحْمنِ عَهْداً.كَلاَّ سَنَكْتُبُ مَا يَقُولُ وَنَمُدُّ لَهُ مِنَ الْعَذابِ مَدًّا.وَنَرِثُهُ ما يَقُولُ وَيَأْتِينا فَرْداً.
"Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Kami yang terang (maksudnya), niscaya orang-orang yang kafir berkata kepada orang-orang beriman, 'Manakah di antara kedua golongan (kafir dan mukmin) yang lebih baik tempat tinggalnya dan lebih indah tempat pertemuan(nya)?' Berapa banyak umat yang telah Kami binasakan sebelum mereka, sedang mereka adalah lebih bagus alat rumah tangganya dan lebih sedap dipandang mata.
Katakanlah, 'Barangsiapa yang berada di dalam kesesatan, maka biarlah Tuhannya Yang Maha Pemurah memperpanjang tempo baginya; sehingga apabila mereka telah melihat apa yang diancamkan kepadanya, baik siksa maupun kiamat, maka mereka akan mengetahui siapa yang lebih jelek
kedudukannya dan lebih lemah penolong-penolongnya'.
Dan Allah akan menambah petunjuk kepada mereka yang telah mendapat petunjuk. Dan amal amal shalih yang kekal itu lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu, dan lebih baik kesudahannya. Maka apakah kamu telah melihat orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami dan dia mengatakan, 'Pasti aku akan diberi harta dan anak'.
Adakah dia melihat yang gaib atau dia telah membuat perjanjian di sisi Tuhan Yang Maha Pemurah? Sekali-kali tidak, Kami akan menulis apa yang dia katakan, dan benar-benar Kami akan memperpanjang adzab untuknya, dan Kami akan mewarisi apa yang dia katakan itu, dan dia akan datang kepada Kami dengan seorang diri"
(QS. Maryam [19]: 73-80)
Imam Asy-Syaukani menjelaskan :
عَلَيْهِمْ رَاجِعٌ إِلَى الْكُفَّارِ.الَّذِينَ سَبَقَ ذِكْرُهُمْ في قوله: أَإِذا ما مِتُّ لَسَوْفَ أُخْرَجُ حَيًّا.أَيْ:هَؤُلَاءِ إِذَا قُرِئَ عَلَيْهِمُ الْقُرْآنُ تَعَذَّرُوا بِالدُّنْيَا.وَقَالُوا:لَوْ كُنْتُمْ عَلَى الْحَقِّ وَكُنَّا عَلَى الْبَاطِلِ لَكَانَ حَالُكُمْ فِي الدُّنْيَا أَطْيَبَ مِنْ حَالِنَا،وَلَمْ يَكُنْ بِالْعَكْسِ.أَيْ:خَاطَبُوهُمْ بِذَلِكَ وَبَلَّغُوا الْقَوْلَ إِلَيْهِمْ.قالَ الَّذِينَ كَفَرُوا.هُنَا هُمُ الْمُتَمَرِّدُونَ الْمُصِرُّونَ مِنْهُمْ.أَيُّ الْفَرِيقَيْنِ خَيْرٌ مَقاماً.الْمُرَادُ بِالْفَرِيقَيْنِ الْمُؤْمِنُونَ وَالْكَافِرُونَ،وَهُوَ مَوْضِعُ الْإِقَامَةِ.قَوْلُهُ تعالى:تَأْتُونَ فِي نادِيكُمُ الْمُنْكَرَ.وَمِنْهُ دَارُ النَّدْوَةِ.الْوَلِيدِ وجعفرا.قَوْلُهُ تعالى:وَكَمْ أَهْلَكْنا قَبْلَهُمْ مِنْ قَرْنٍ.أَيْ:الْقَرْنُ.هُمْ أَحْسَنُ أَثاثاً وَرِءْياً.أَيْ:
الْأَثَاثُ:الْمَالُ أَجْمَعُ:الْإِبِلُ وَالْغَنَمُ وَالْبَقَرُ وَالْعَبِيدُ وَالْمَتَاعُ.قُلْ مَنْ كانَ فِي الضَّلالَةِ.أَمَرَ اللَّهُ سُبْحَانَهُ رَسُولَهُ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُجِيبَ عَلَى هَؤُلَاءِ الْمُفْتَخِرِينَ بِحُظُوظِهِمُ الدُّنْيَوِيَّةِ،أَيْ:مَنْ كَانَ مُسْتَقِرًا فِي الضَّلَالَةِ.فَلْيَمْدُدْ لَهُ الرَّحْمنُ مَدًّا.الْإِمْهَالِ مِنْهُ سُبْحَانَهُ لِلْعُصَاةِ،وَإِنَّمَا خَرَجَ مَخْرَجَ الْأَمْرِ لِبَيَانِ الْإِمْهَالِ مِنْهُ سُبْحَانَهُ لِلْعُصَاةِ،وَيُقَالُ لَهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ:أَوَلَمْ نُعَمِّرْكُمْ مَا يَتَذَكَّرُ فِيهِ مَنْ تَذَكَّرَ.أَوْ لِلِاسْتِدْرَاجِ كَقَوْلِهِ سُبْحَانَهُ:إِنَّما نُمْلِي لَهُمْ لِيَزْدا
دُوا إِثْماً.تَأْوِيلُهُ أَنَّ اللَّهَ جَعَلَ جَزَاءَ ضَلَالَتِهِ أَنْ يَتْرُكَهُ وَيَمُدَّهُ فِيهَالِأَنَّ.حَتَّى إِذا رَأَوْا مَا يُوعَدُونَ. يَعْنِي الَّذِينَ مُدَّ لَهُمْ فِي الضَّلَالَةِ،إِمَّا الْعَذابَ وَإِمَّا السَّاعَةَ.مَا يُوعَدُونَ.أَيْ:هَذَا الَّذِي تُو
عَدُونَ هُوَ أَحَدُ أَمْرَيْنِ إِمَّا الْعَذَابُ فِي الدُّنْيَا بِالْقَتْلِ وَالْأَسْرِ،وَإِمَّا
يَوْمُ الْقِيَامَةِ وَمَا يَحِلُّ بِهِمْ حِينَئِذٍ مِنَ الْعَذَابِ الْأُخْرَوِيِّ.
فَسَيَعْلَمُونَ مَنْ هُوَ شَرٌّ مَكاناً وَأَضْعَفُ جُنْداً.وَهُوَ جَوَابٌ عَلَى الْمُفْتَخِرِينَ.فَقَالَ:وَيَزِيدُ اللَّهُ الَّذِينَ اهْتَدَوْا هُدىً.وَذَلِكَ أَنَّ بَعْضَ الْهُدَى يَجُرُّ إِلَى الْبَعْضِ الْآخَرِ،وَالْخَيْرُ يَدْعُو إِلَى الْخَيْرِ.الْمَعْنَى أَنَّ اللَّهَ يَجْعَلُ جَزَاءَ الْمُؤْمِنِينَ أَنْ يَزِيدَهُمْ يَقِينًا،الْكَافِرِينَ أَنْ يَمُدَّهُمْ فِي ضَلَالَتِهِمْ.وَالْباقِياتُ الصَّالِحاتُ خَيْرٌ عِنْدَ رَبِّكَ ثَواباً.
هِيَ الطَّاعَاتُ الْمُؤَدِّيَةُ إِلَى السَّعَادَةِ الْأَبَدِيَّةِ،وَمَعْنَى:أَنَّهَا أَنْفَعُ عَائِدَةً مِمَّا يَتَمَتَّعُ بِهِ الْكُفَّارُ.وَخَيْرٌ مَرَدًّا.فَقَالَ:أَفَرَأَيْتَ الَّذِي كَفَرَ بِآياتِنا.أَيْ:أَخْبِرْنِي بِقِصَّةِ هَذَا الْكَافِرِ.لَأُوتَيَنَّ مَالًا وَوَلَدًا،أَيِ:انْظُرْ إِلَى حَالِ هَذَا الْكَافِرِ،وَتَعَجَّبْ مِنْ كَلَامِهِ وَتَأَلِّيهِ عَلَى اللَّهِ مَعَ كُفْرِهِ بِهِ وَتَكْذِيبِهِ بِآيَاتِهِ.ثُمَّ أَجَابَ سُبْحَانَهُ عَنْ قَوْلِ هَذَا الْكَافِرِ.
فَقَالَ:أَطَّلَعَ عَلَى الْغَيْبَ.أَيْ:أَعَلِمَ مَا غَابَ عَنْهُ حَتَّى يَعْلَمَ أَنَّهُ فِي الْجَنَّةِ.أَمِ اتَّخَذَ عِنْدَ الرَّحْمنِ عَهْداً.فإن لَا يُتَوَصَّلُ إِلَى الْعِلْمِ إِلَّا بِإِحْدَى هَاتَيْنِ الطَّرِيقَتَيْنِ.الْمَعْنَى:أَنَظَرَ فِي اللَّوْحِ الْمَحْفُوظِ.أَمْ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ فَأَرْحَمَهُ بِهَا.كَلَّا سَنَكْتُبُ مَا يَقُولُ.أَيْ:سَنَحْفَظُ عَلَيْهِ مَا يَقُولُهُ فَنُجَازِيهِ فِي الْآخِرَةِ.مَنْ كُتِبَتْ مَعْصِيَتُهُ.وَنَمُدُّ لَهُ مِنَ الْعَذابِ مَدًّا.أَيْ:نَزِيدُهُ عَذَابًا فَوْقَ عَذَابِهِ مَكَانَ مَا يَدَّعِيهِ لِنَفْسِهِ مِنَ الْإِمْدَادِ بِالْمَالِ وَالْوَلَدِ، وَنَرِثُهُ مَا يَقُولُ.أَيْ:نُمِيتُهُ فَنَرِ
ثُهُ الْمَالَ وَالْوَلَدَ الَّذِي يَقُولُ إِنَّهُ يُؤْتَاهُ.وَيَأْتِينا فَرْداً.أَيْ:يَوْمَ الْقِيَا
مَةِ لَا مَالَ لَهُ وَلَا وَلَدَ،
Kembali pada orang orang kafir.
Telah disebutkan dalam Firman Allah :
( Betulkah apabila aku telah mati, bahwa aku sungguh sungguh akan dibangkitkan menjadi hidup kembali? )
Maksudnya adalah, orang orang itu apabila dibacakan Al Qur'an kepada mereka, mereka beralasan perihal dunia.
Dan mereka berkata :
( Dan jika kalian di atas kebenaran dan kami di atas kebatilan, tentulah kondisi kalian lebih baik dari kondisi kami. Dan tidak sebaliknya.)
Maksudnya adalah, orang orang kafir berbicara kepada orang orang beriman dan memantapkan perkataan itu pada mereka.
Dapat dikatakan bahwa, orang orang kafir di sini adalah orang orang yang keras kepala dan membangkang dari mereka.
( Manakah di antara kedua golongan ( kafir dan mukmin ) yang lebih baik tempat tinggalnya )
Maksudnya adalah, kedua golongan yakni mukmin dan kafir.
Artinya adalah, tempat untuk bertempat tinggal( menempatkan perkara perkara yang jelas ).
Firman Allah :
( Dan mengerjakan kemungkaran di tempat pertemuanmu ). (QS. Al-Ankabut [ 29 ] : 29)
Karena kaum musyrik bermusyawarah tentang urusan urusan mereka di Darun Nadwah. Yakni rapat keluarga Al Walid dan Al Ja'far .
Firman Allah :
( Berapa banyak umat yang telah Kami binasakan sebelum mereka )
Maksudnya adalah umat atau golongan.
( Sedangkan mereka lebih bagus alat rumah tangganya dan sedap dipandang mata )
Maksudnya adalah semua bentuk hartanya, seperti : unta, kambing, sapi, budak dan peralatan.
( Katakanlah:" Barangsiapa berada di dalam kesesatan." )
Allah memerintahkan Rasulullah untuk menjawab orang orang yang membanggakan nasib duniawi mereka.
Maksudnya adalah, mereka yang berada dalam kesesatan.
( Maka biarlah Tuhannya Yang Maha Pemurah memperpanjang tempo baginya )
Penangguhan dari Allah bagi para pelaku maksiat. Dan itu pasti terjadi, guna mematahkan semua alasan kaum kaum yang sesat.
Kemudian pada Hari Kiamat dikatakan kepada mereka :
( Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berpikir bagi orang orang yang mau perpikir )
( QS. Fathir [ 35 ] : 37 )
Atau sebagai bentuk istidraj, Firman Allah :
( Sesungguhnya Kami memberi tangguh kepada mereka hanyalah supaya bertambah tambah dosa mereka )
( QS. Aali 'Imraan[ 3 ] : 178 )
Takwilnya adalah, Allah memberikan balasan kesesatannya itu dengan membiarkannya dan memperpanjang temponya.
( Sehingga apabila mereka telah melihat apa yang diancamkan kepadanya )
Yakni, orang orang yang dibiarkan dalam kesesatan.
Kalimat :
( Baik siksa maupun kiamat )
Apa yang diancamkan kepadanya.
Yakni, apa yang diancamkan kepada mereka adalah satu dari dua hal ini, yakni azab di dunia berupa dibunuh dan ditawan, dan di Hari Kiamat kelak berupa azab akhirat bagi mereka.
( Maka mereka akan mengetahui siapa yang lebih jelek kedudukannya dan lebih lemah penolong penolongnya )
Yaitu sebagai jawaban dari orang orang yang membanggakan diri.
Allah menjelaskan orang orang yang diberi petunjuk :
( Dan Allah akan menambah petunjuk kepada mereka yang telah mendapat petunjuk )
Karena sebagian petunjuk membawa sebagian yang lain, dan sebagian kebaikan membawa kepada kebaikan lainnya.
Maknanya adalah, Allah menjadikan balasan bagi orang orang yang beriman berupa ditambahkannya keyakinan pada mereka. Dan balasan bagi orang orang kafir adalah berupa dibiarkannya mereka semakin lama dalam kesesatan.
( Dan amal amal shalih yang kekal itu lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu )
Maksudnya adalah, ketaatan ketaatan yang menyebabkan kebahagiaan abadi.
Maknanya adalah amal amal itu lebih bermanfaat ( di sisi Allah )daripada kenikmatan kenikmatan duniawi yang disenangi oleh orang orang kafir.
( Dan lebih baik kesudahannya )
Firman Allah :
( Maka apakah kamu telah melihat orang yang kafir kepada ayat ayat Kami )
Yakni beritahukan kepadaku kisah orang kafir itu.
( Pasti aku akan diberi harta dan anak )
Maksudnya adalah, lihatlah orang orang kafir ini, ketakjuban terhadap perkataannya dan penakwilan terhadap Allah, padahal dia kufur terhadap-Nya dan mendustakan ayat ayat Allah.
Kemudian Allah menjawab orang orang kafir.
Firman Allah :
( Adakah dia melihat terhadap yang gaib )
Yakni, apakah dia mengetahui yang gaib darinya, sehingga dia meyakini bahwa dia akan berada di surga.
( Atau dia telah membuat perjanjian di sisi Tuhan Yang Maha Pemurah )
Sesungguhnya dia tidak akan sampai pengetahuan dan keyakinan itu kecuali dengan salah satu dari dua cara itu.
Maknanya adalah, apakah dia telah melihat ke dalam Lauh Mahfuzh. Ataukah mereka telah mengucapkan " Laa Ilaaha Illallaah " sehingga mereka dirahmati karenanya.
( Sekali kali tidak. Kami akan menulis apa yang dia katakan )
Maksudnya adalah, kelak akan dicatat apa yang dikatakannya itu, lalu kami akan membalasnya di akhirat kelak. Yakni telah ditulis kemaksiatannya.
( Dan benar benar Kami akan memperpanjang adzab untuknya )
Maksudnya adalah, Kami tambahkan kepadanya adzab di atas adzab sebagai balasan atas apa yang diklaimnya untuk dirinya yang berupa pemberian harta dan anak.
( Dan Kami akan mewarisi apa yang dia katakan itu )
Maksudnya adalah, Kami mematikannya, lalu Kami mewarisi harta dan anak yang dia katakan, bahwa dia akan diberi itu.
( Dan dia akan datang kepada Kami dengan seorang diri )
Maksudnya, pada Hari Kiamat dalam keadaan tidak memiliki harta dan anak.
( Tafsir Fathul Qadir oleh Imam Asy-Syaukani,
Juz 3/409 )
Labels:
Tafsir
Thanks for reading ALLAH AKAN MEMPERPANJANG TEMPO BAGI KAUM YANG BERADA DALAM KESESATAN DAN MENAMBAH PETUNJUK BAGI ORANG ORANG YANG BERIMAN . Please share...!
0 Komentar untuk "ALLAH AKAN MEMPERPANJANG TEMPO BAGI KAUM YANG BERADA DALAM KESESATAN DAN MENAMBAH PETUNJUK BAGI ORANG ORANG YANG BERIMAN "