وَإِنَّ الأَنْبِيَاءَ لَمْ يُوَرِّثُوا دِينَارًا وَلَا دِرْهَمًا، إِنَّمَا وَرَّثُوا العِلْمَ، فَمَنْ أَخَذَهُ أَخَذَ بِحَظٍّ وَافِرٍ» [رواه أبو داود (٣٦٤١)، والترمذي (٢٦٨٢)، وصحَّحه الألباني في «صحيح أبي داود» (٣٦٤١)].

Ketika ada belatung yang keluar dari dubur, apakah dapat membatalkan wudhu ya sahabat❓

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
DOKUMENTASI HASIL TANYA JAWAB DIGRUP MENURUT 4 MADZHAB (794)
By : Perpustakaan Hadits

🪱TEMA : HEWAN BELATUNG YANG KELUAR DARI QUBUL DAN DUBUR DAPAT MEMBATALKAN WUDHU

🪱PERTANYAAN : 

Fitroh Handianto 

Ketika ada belatung yang keluar dari dubur, apakah dapat membatalkan wudhu ya sahabat❓

🪱DIJAWAB OLEH :

👉 Vitha Finalia 

Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh

Ya, benar. 
Sesuatu yang keluar dari dua lubang secara tidak normal, seperti batu, belatung, darah, nanah, atau nanah yang bercampur darah, maka semua ini dapat membatalkan wudhu, baik keluar dari qubul maupun dari dubur.

Syaikh Abdurrahman Al Juzairi berkata :

(باب) نواقض الوضوء 
---
ثانياً: كل ما خرج من الفتحتين على غير العادة، كالحصاة، والدودة، والدم، والقيح، أو القيح المختلط بالدم، فهذا كله ينقض الوضوء، سواء خرج من الدبر أو من الشرج.

(Bab) Nawaqid (yang membatalkan) Wudhu. 
---
Kedua, apa yang keluar dari dua lubang secara tidak normal, seperti batu, belatung, darah, nanah, atau nanah yang bercampur darah, maka semua ini membatalkan wudhu, baik keluar dari qubul maupun dari dubur.
(Al Fiqh Ala Al-Madzhab ala Arbaah, juz 1/117)

👉 Isrini 

Wa'alaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh. 

Benar.
Sesuatu yang keluar dua jalan yakni dubur atau qubul, maka membatalkan wudhu.
Seperti : angin, belatung, darah, cairan madzi, wadi dan kayu.

Al Hasan Al-Mawardi mengatakan :
 
وَكُلُ مَا خَرَجَ مِنْ دُبُرٍ أَوْ قُبُلٍ مِنْ دُودٍ أَوْ دَمٍ أَوْ مَذْيٍ أَوْ وَدْيٍ أَوْ بَلَلٍ أَوْ غَيْرِهِ فَذَلِكَ كُلُّهُ يُوجِبُ الْوُضُوءَ كَمَا وَصَفْتُ.

“Segala sesuatu yang keluar dari dubur (anus) atau qubul (penis/vagina), entah itu belatung, darah, cairan madzi, wadi basah atau yang lainnya, semua itu mewajibkan wudhu, seperti yang sudah saya uraikan.” 
( Al Hawi Al kabir Fi Fiqhi Madzhabil Imam Asy-Syafi'i hal. 809 ) ‫‬‬

( نَوَاقِضُ الْوُضُوْءِ ) أَيْ مَا يَنْتَهِي بِهِ ( أَرْبَعَةٌ ) لَا غَيْرُ ( الْأَوَّلُ الْخَارِجُ مِنْ أَحَدِ السَّبِيْلَيْنِ ) يَعْنِي خُرُوْجَ شَيْءٍ مِنْ قُبُلِهِ أَوْ دُبُرِهِ عَلَى أَيِّ صِفَةٍ كَانَ وَلَوْ نَحْوَ عُوْدٍ وَدُوْدَةٍ أَخْرَجَتْ رَأْسَهَا وَإِنْ رَجَعَتْ وَرِيْحٍ وَلَوْ مِنْ قُبُلٍ.

“(Hal-hal yang merusak wudhu) artinya yang menyebabkan wudhu berakhir (ada empat) dan tidak ada yang lain. (Pertama sesuatu yang keluar dari salah satu dua jalan) artinya keluarnya sesuatu dari qubul atau dubur dalam bentuk apa pun, meskipun wujudnya kayu, belatung yang menjulurkan kepalanya meskipun kembali masuk, dan angin, meskipun keluar dari qubul-nya.” 
( Al-Minhajul Qowim hal. 36)

Imam Syafi’i mengatakan :

ففيه كله الوضوء لانه خارج من سبيل الحدث قال وكذلك الدود يخرج منه,يَنْقُضُ الوُضُوْءَ.

“Semua hal yang keluar dari jalan hadas, dikatakan juga belatung yang keluar dari dubur maka membatalkan wudhu.
( Al Umm, juz 1/ 717 )
@semua orang
Labels: Fiqih

Thanks for reading Ketika ada belatung yang keluar dari dubur, apakah dapat membatalkan wudhu ya sahabat❓. Please share...!

0 Komentar untuk "Ketika ada belatung yang keluar dari dubur, apakah dapat membatalkan wudhu ya sahabat❓"

Back To Top