Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
BAB : HUKUM AL-WALA (KEPEMILIKAN BUDAK) YANG DISEPAKATI ULAMA
🌿 Ibnul Mundzir al-Naisaburi berkata :
اتفق العلماء على أنه إذا أعتق المسلم عبده المسلم، ثم مات ولم يكن له وارث ولا أقارب لأمه، صار ماله ملكًا لسيده الذي أعتقه.اتفق العلماء على أنه إذا مات المعتق ولم يكن له وارث ولا أقارب.إذا كان لسيده السابق يوم وفاته أبناء أو بنات، فإن المال لا يرثه إلا أبناؤه، لأن النساء لا يرثن في الولاء إلا من أعتقته أو حررته. إلا طاووس، الذي يرى أن النساء يرثن أيضًا من عبيدهن السابقين المتوفين.اتفق العلماء على أنه إذا مات المعتق وترك أبًا أو أخًا غير شقيق أو أبًا، فإن ماله يرثه الأب ولا يرث إخوته شيئًا.اتفق العلماء على أن العبيد المعتقين مسؤولين عن الدية التي كانت على سيدهم سابقًا. ٣٧٠. اتفق العلماء على أن الطفل الذي وُجد حر، ولا يجوز لمن وجده استرقاقه، إلا إسحاق، فرأى أن وليه هو من اكتشف استرقاقه.
366. Para ulama bersepakat apabila seorang muslim memerdekakan budaknya yang muslim, kemudian budaknya mati dan ia tidak memiliki ahli waris ataupun kerabat dari ibu, maka hartanya menjadi milik majikan yang memerdekakan.
367. Para ulama bersepakat apabila budak yang dimerdekakan itu mati, dan ia sendiri tidak memiliki ahli waris ataupun kerabat.
Jika majikannya yang dulu, pada hari meninggalnya budak itu mempunyai anak laki-laki maupun perempuan, maka harta itu diwariskan kepada anak laki-lakinya saja, karena kaum wanita tidak mewarisi dalam kasus wala kecuali si wanita yang memerdekakan atau siapa yang dimerdekakan oleh kaum wanita. Kecuali Thawus yang berpendapat kaum wanita juga mendapatkan harta warisan dari bekas budaknya yang mati.
368. Para ulama bersepakat apabila budak yang dimerdekakan wafat dan meninggalkan seorang bapak, saudara seibu atau sebapak, maka hartanya diwariskan kepada bapak dan saudaranya tidak mewarisi sama sekali.
369. Para ulama bersepakat bahwa budak yang dimerdekakan bertanggung jawab atas diyat yang dahulunya menjadi tanggung jawab majikannya.
370. Para ulama bersepakat bahwa anak yang ditemukan itu statusnya merdeka, dan baginya yang menemukannya tidak boleh menjadikannya budak. Kecuali Ishaq yang berpendapat, walinya orang yang ditemukan itu adalah yang menemukan statusnya seperti budak.
(Al Ijma, juz 1/81-82)
Labels:
Fiqih
Thanks for reading BAB : HUKUM AL-WALA (KEPEMILIKAN BUDAK) YANG DISEPAKATI ULAMA. Please share...!
0 Komentar untuk "BAB : HUKUM AL-WALA (KEPEMILIKAN BUDAK) YANG DISEPAKATI ULAMA"